informasi ibu dan anak, parenting, keluarga, bayi, kehamilan>

Bagaimana Mengatasi Anak Sulit Makan?

Banyak orang tua punya keluhan anak sulit makan. Berbagai kekhawatiran menghantui mereka. Ada yang khawatir dikatai orang lain karena badan anaknya kecil, ada yang khawatir anaknya kekurangan gizi, ada juga yang takut anaknya jadi anak yang kurang optimal tumbuh kembangnya. Sebenarnya masalah anak sulit makan adalah masalah sejuta orang tua. Dalam kasus ini orang tua mesti sabar dan mengobservasi sebab anak sulit makan. Berbagai persoalan dapat menjadi alasan, berikut beberapa alasan dan tahapan yang biasanya terjadi pada masa-masa anak sulit makan;
1. Pertama kali berkenalan dengan makanan pendamping
Anak yang baru mengenal makanan padat memiliki beragam respon, ada yang langsung lahap menelan makanan ada pula yang menolak karena terbiasa dengan asupan makanan berupa ASI/ASP (Air Susu Pengganti). Bayi yang meberikan respon baik terhadap makanan padat akan membuat mamanya senang, tapi sebaliknya bayi yang memberi respon kurang baik pada makanan padat akan membuat mama jadi bingung dan pusing. Hal ini sebenarnya wajar mengingat 6 bulan sebelumnya sikecil hanya mengenal makanan berupa cairan. Ketika disodori makanan padat, ia merasa ada benda asing yang diberikan untuknya.
Untuk mengatasi hal ini diperlukan kesabaran ekstra mengingat anak masih dalam tahap belajar. Ia masih harus belajar menerima hal baru. Selain itu mama harus ekstra kreatif dala mengatasi masalah ini, misalnya mama menciptakan nuansa yang nyaman, akrab, menarik dan penuh kasih sayang setiap kali waktu makan. Berikan makanan pertama yang lembut dan manis untuk bayi (untuk MPASI dibawah satu tahun tanpa menggunakan gula dan garam) misalnya pure alpukat ditambah dengan perasan jeruk baby. Berikan makanan MPASI sedikit demi sedikit. Bila perlu anda dapat memancingnya dengan mencoba mencicipi makanan tersebut dan tunjukkan pada buah hati anda betapa nikmatnya makanan tersebut.
2. Mulai Mengajarkan Anak Makan Sendiri
Mulai ajarkan anak makan sendiri pada kurun usia 1-3 tahun. Belajar makan sendiri punya dampak yang luar biasa, baik untuk mama atau untuk sikecil. Bagi mama, tentu akan sangat meringankan tugas mama jika sikecil sudah mahir makan sendiri. Bagi sikecil, bila ia dewasa ia tidak akan ketergantungan pada mama hanya untuk makan. Ia tidak akan minta disuapi tapi makan sendiri. Selain itu, belajar makan sendiri akan merangsang motorik halusnya dan tumbuh menjadi anak yang mandiri dan kreatif. Beberapa penelitian menunjukkan anak yang mengacak-acak makanannya diwaktu kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif. Jadi mama tak peru khawatir jika anak belajar makan sendiri dan semuanya serba berantakan. Untuk memudahkan membersihkanya mama bisa menggunakan alas yang mudah dibersihkan dan sleber khusus pada bayi.
Jika anda mengajari anak anda makan sambil digendong dijalan, hentikan kebiasaan tersebut. Kebiasaan tersebut justru mengajarkan anak untuk susah makan. Karena terbiasa makan dijalan sambil digendong, ia tak akan mau makan bila tak dijalan dan digendong. Ajarkan padanya konsep tentang makan, bahwa makan harus dimeja makan dengan disiplin.
Masalah yang terjadi pada usia ini, biasanya anak suka mengemut makanan dan tidak mau mengunyah. Hal ini disebabkan masa peralihan si anak, dari makanan yang lembut ke makanan yang kasar. Maka diperlukan kesabaran dan kreativitas orang tua untuk mengajak anak mengunyah makanannya.
Kunci utama pada masa ini adalah mengajarkan anak cara makan yang baik. Ajarkan anak mengunyak makanan dengan penuh kasih sayang dan kelembutan. Jangan memaksanya. Anda bisa saja memberikan contoh bagaimana mengunyah makanannya.
3. Sedang Tumbuh Gigi
Bayi yang sedang tumbuh gigi biasanya menolak untuk makan. Hal ini karena ia merasakan ngilu disekitar gusinya dan malas untuk mengunyah. Mama bisa memberikan makanan yang lebih lembut dari tekstur biasanya akan memudahkan ia untuk makan. Tak perlu panik dan khawatir, bila sikecil tetap tak mau makan, mama harus menjaga asupan gizi mama agar sikecil tidak kekurangan nutrisi.
Meski tidak sedang dalam ketiga masa diatas anak masih sulit makan? Kenapa ya? Padahal segala cara telah dicoba, dari mengiming-imingi sikecil dengan imbalan, gonta-ganti menu, sampai mengikutinya kemanapun ia pergi. berikut beberapa tips yang bisa mama coba untuk membuat sikecil mau makan;

1. Anda harus peka dalam menentukan waktu makan sikecil. Jangan memberinya makan ketika ia sudah kenyang. Misalnya buah hati anda baru saja makan makanan kecil, jangan berikan makanan besar untuknya. Bila ia masih minum susu (ASI/formula) jangan berikan sebelum ia makan, agar ia tidak perutnya tidak penuh dengan cairan. Mama harus pandai mengelola “rasa lapar” sikecil.

2. Ajari sikecil makan dengan santun sejak dini. Ajak ia makan dimeja makan khusus untuknya bila ia masih bayi. Jauhkan ia dari mainan atau benda yang menarik perhatiannya. Hal ini akan cukup membantu konsentrasinya untuk menikmati waktu makan.

3. Berikan variasi makanan yang penuh warna sehingga dapat menarik perhatian sikecil. Bila sikecil tertarik dengan salah satu makanan yang dihidangkan biarkan ia mengambilnya.

4. Pujian yang tulus akan membuat hati sikecil senang dan dihargai, maka tak ada salahnya memujinya. Bila ia Memuji anak ketika menghabiskan makananya. Jangan sampai ada ancaman dan ketakutan dimeja makan karena hal ini dapat mengakibatkan sikecil makin sulit makan

5. Sikecil suka dongeng? Bila ya, tak ada salahnya menyuapi sikecil sambil mendongeng. Dongen dapat membawa sikeil dalam suasana yang nyaman dan menyenangkan. Selain itu, anda dapat mengalihkan perhatiannya sehingga tanpa ia sadari ia menghabiskan makanannya.

8. Berikan vitamin penambah nafsu makan bila memang diperlukan. Anda bisa membuatnya sendiri atau membeli di apotik. Tapi anda harus mengkonsultasikannya dengan dokter atau tenaga keshatan.

9. Berikan porsi kecil dengan niai gizi tinggi. Kebtuhan gizi sikecil  memang susah susah gapang dipenuhi, bagaimana tidak, iahanya dapat menampung sedikit makanan tapi kebutuhan gizinya tinggi.

Nah, demikian beberapa tips mngatasi anak sulit makan. Tentu masih banyak tips-tips lain yang bisa dicoba. Semoga bermanfaat ya mam 🙂

 

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan lupa bookmark untuk memudahkan berkunjung kembali. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Google+


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*