informasi ibu dan anak, parenting, keluarga, bayi, kehamilan>

Hati-Hati! Jangan Sampai Retina Robek Saat Persalinan

Retina robek atau luka serius pada bagian mata merupakan pengaruh buruk persalinan yang mungkin bisa terjadi. Memasuki trimester akhir, ada baiknya ibu mulai memahami dan mempelajari segala hal yang mungkin terjadi dalam persalinan. Retina mata robek saat persalinan memang hanya terjadi pada sebagian kecil wanita, namun antisipasi harus dilakukan agar hal-hal buruk tidak terjadi.

Melahirkan tanpa jahitan/www.birthphotographers.ca
Melahirkan/www.birthphotographers.ca

Ablasio retina atau robeknya retina mata saat persalinan dapat terjadi pada wanita yang memliki kelainan mata, terutama rabun jauh (berkisar antara minus 4-7). Pada wanita minus 7 jarang mengalami ablasio retina. Wanita yang memiliki riwayat keluarga mengalami robek retina, memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami retina robek . Ibu yang pernah mengalami robek retina sebelum melahirkan, mungkin juga akan mengalami robek retina saat melahirkan.

Sebenarnya, resiko retina robek  hanya terjadi pada jenis mata yang memiliki kelainan seperti terjadinya cairan bola mata yang merembes, katarak dan gangguan retina. Resiko paling tinggi bisa terjadi padawanita yang memiliki trauma dan benturan keras pada mata., memiliki tekanan di dalam bola mata dan juga membuat sering mengejan ketika kesulitan buang air besar.

Penderita gangguan kesehatan pada retina mata seringkali tidak sadar bahkan merasa kesehatannya baik-baik saja.

Berikut gejala yang mungkin terjadi pada retina robek ;

  • Terjadinya peningkatan benda-benda keci yang mengambang. Benda kecil ini berupa organel atau bagian sel, atau serpihan jaringan.
  • Pandangan sedikit terganggu, muncul pijar cahaya yang sekilas dari dalam ruangan.
  • Penglihatan seolah kabur.
  • Dalam kondisi tertentu, sering mengalami kebutaan pada salah satu bola mata.
  • Gejala dapat dirasakan sebelum kehamilan atau pada masa kehamilan.

Penanganan dini sangat penting dilakukan bagi wanita yang memiliki resiko terkena roben retina. Pecah retina atau lepasnya retina dapat terjadi setengah atau seluruhnya sehingga dapat mengakibatkan kebutaan.

Wanita Buta/CC0/BarnImages
Wanita Buta/CC0/BarnImages

Bagi anda yang memiliki resiko retina mata robek atau terlepas, sebaiknya melakukan pencegahan dan penanggulangan saat persalinan berlangsung. Berikut caranya;

  1. Tetaplah mengejan seperti ketika sedang BAB.
  2. Konsumsi serat yang berasal dari bua-buahan dan sayur-mayur.
  3. Hindari mengangkat barang dan benda yang berat sehingga memaksa anda untuk mengejan.
  4. Sebelum persalinan berlangsung, konsultasikan dengan dokter mata dan dokter kandungan anda. Anda perlu memilih cara persalinan yang aman untuk penderita gangguan mata.
  5. Jika terjadi penipisan mata, sebelum persalinan sebaiknya melakukan pelekatan kembali dengan menggunakan leser jauh-jauh sebelum persalinan terjadi.
  6. Pertimbangkan metode persalinan anda. Jika mengalami cekungan, penipisan atau pendataran, maka sebaiknya memilih operasi caesar.
  7. Jika ablatio retina terjadi pada saat persalinan berlangsung, maka harus segera dilekatkan kembali.

Jika kondisi kesehatan anda memungkinkan persalinan normal, bisa menggunakan vakum agar mengejan lebih minim.

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan lupa bookmark untuk memudahkan berkunjung kembali. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Google+


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*