informasi ibu dan anak, parenting, keluarga, bayi, kehamilan>

Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Bingung Puting pada Bayi

Setiap diberi ASI, bayi anda selalu menolak dan rewel? Apakah bayi tidak menyukai ASI sehingga ia selalu menolak? Kondisi ini seringkali membuat ibu cemas dengan kondisi kesehatan bayi. Bahkan ibu juga bertanya-tanya, sebenarnya apa yang sedang terjadi? Jika dalam kondisi demikian, anda bisa coba memberikan ASI perah pada bayi. Jika bayi mau menerimanya, mungkin bayi anda mengalami “bingung puting”.

Bingung puting atau nipple condusion merupakan kondisi dimana bayi selalu rewel dan menolak menyusu langsung pada ibu sehingga bayi membutuhkan alat bantu untuk menyusu. Kali ini, kita akan membahas bingung puting agar anda lebih jauh memahami masalah ini. Kita akan ulas penyebab bayi mengalami bingung puting dan cara mengatasi bingung puting.

Mekanisme Menyusui Bayi 

ASI eksklusif diberikan sampai bayi berusia 6 bulan. Setelahnya, ASI dapat tetap diberikan dengan makanan pendamping (MPASI). Meski ibu sibuk diluar rumah, bayi anda tetap bisa mendapatkan ASI eksklusif dengan menggunakan ASI Perah (ASIP).

ASIP dimaksudkan untuk tetap memenuhi kebutuhan ASI bayi meskipun ibu tidak dapat memberikan ASI secara langsung, karena ibu bekerja misalnya. Pemberian ASIP menggunakan media dot aatu kempeng yang membuat bayi menjadi bingung puting saat menyusu langsung pada ibu.

Dikutip dari laman bidanku.com, bingung puting adalah kondisi dimana bayi tidak dengan mudah beradaptasi menyusu langsung. Pada umumnya ketika bayi ditempelkan pada buah dada, bibir bayi akan membuka dan menjulur lidah sampai puting masuk ke dalam mulut bayi, kemudian dilanjutkan dengan gerakan ritmik.

Gerakan ritmik bayi yang menggerakan lidah ke atas langit-langit keras membuat areola dan puting membentuk dot. Inilah yang menyebabkan pipi mengisi mulut dengan hisapan bayi dan menghasilkan tekanan.

Lidah bayi yang bergerak secara bergelombang dan juga memerah ASI menuju puting menyebabkan ASI mengalir keluar dari puting dan ditelan oleh bayi. Berbeda dengan bayi yang mengalami bingung puting. Bayi merasa sangat asing dan tidak terbiasa dengan mekanisme menyusu seperti itu.

Penyebab Bayi Bingung Puting

Bayi yang mengalami bingung puting disebabkan karena bayi mengalami kesulitan beradaptasi ketika menyusu langsung pada ibu. Bahkan, bingung puting bisa dialami bayi yang baru lahir hingga bayi berusia 5 bulan. Namun demikian, jika kondisi bingung puting dibiarkan tanpa diatasi, akan mengakibatkan bayi tidak bisa menyusu pada ibu.

Jika bayi tidak menyusu langsung pada ibu, produksi ASI justru berkurang karena jarang dihisap oleh bayi. Padahal, hisapan bayi akan merangsang peningkatan produksi ASI. Berikut ini adalah beberapa penyebab sehingga bayi mengalami bingung puting :

1. Memperkenalkan Botol Susu Terlalu Dini

Jika bayi dikenalkan dengan susu botol terlalu dini, bayi akan lebih mudah beradaptasi dengan botol susu ketimbang dengan puting ibu. Kondisi ini terjadi ketika bayi baru lahir tidak menyusu langsung pada ibu langsung tapi menggunakan botol. Beberapa kasus dapat ditemui misalnya karena alasan ASI ibu belum keluar. Hal ini mengakibatkan bayi merasa lebih nyaman dengan botol susu dan tidak mau repot-repot menghisap puting ibu.

2. Bayi Lebih Nyaman Dengan Botol Susu

Bayi yang terlalu dini dikenalkan dengan botol susu juga akan kesulitan beradaptasi ketika menyusu langsung pada ibu. Padahal, menyusu yang benar adalah langsung dari ibu karena dengan menaruh lidah di bawah bagian buah dada dan juga membentuk rongga vakum yang dapat memompa dan menelan ASI. Saat bayi menyusu langsung sehingga kemampuan menghisap dan memompa akan membantu memproduksi ASi. Inilah sebabnya mengapa ketika produksi ASI terasa kurang maka ibu masih tetap memberikan kesempatan pada bayi untuk menghisap agar tetap merangsang produksi ASI.

3. Kemampuan Bayi ketika mengisap botol susu dan menyusu langsung

Ketika bayi menyusu langsung maka bayi memasukan puting dan areola sebanyak mungkin ke dalam mulut kemudian memompa. Sedangkan ketika menggunakan dot bayi menggunakan bibir untuk memegang ujung dot saja. Kemampuan inilah yang membuat bayi kesulitan mengenali sktruktur puting ketimbang dot.

Belum lagi ketika menyusu bayi dapat menaruh lidah pada bagian bawah puting dan membentuk rongga vakum. Sedangkan pada saat menghisap dot botol susu bayi akan meletakan lidah di depan dot dan menghentikan aliran susu ketika bayi menelannya. Inilah yang menyebabkan perbedaan pada bayi, timbulah mogok menyusu langsung dari bayi yang sudah diberikan dot pada usia dini sehingga menyebabkan mengalami bingung puting.

Cara Mengatasi Bingung Puting

Ketika bayi mengalami bingung puting maka yang harus dilakukan untuk mengatasinya adalah mencari lebih dulu penyebabnya. Kemungkinan yang bisa diatasi adalah ketidaknyaman ketika mendapatkan ASI langsung.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi bingung puting :

  1. Usahakan tidak mengenalkan dot pada usia dini. Bingung puting dapat disebabkan karena pada usia dini bayi lebih nyaman dengan tekstur dot,maka untuk mengantisipasinya anda dapat menyusukan langsung selama anda berdekatan dengan bayi. Apabila anda memerlukan untuk memberikan ASI perah berikan pada kondisi dimana anda dan bayi benar-benar berjauhan.
  2. Buatlah bayi nyaman ketika sedang menyusu. Posisi yang tidak tepat akan membuat ASI tidak efektif dan juga membuat puting mengalami rasa nyeri. Anda dapat mencari posisi yang nyaman ketika menyusu untuk membuat bayi mengurangi bingung puting.
  3. Anda dapat terus menawarkan menyusu langsung kepada bayi.Jangan pernah menyerah meskipun mungkin bayi akan menolak untuk beberapa kali akan tetapi kemampuan mengisap dan adaptasinya akan kembali menerima menyusu langsung pada ibu .
  4. Memberikan ASI pada bayi yang mengalami kebingungan puting dapat menggunakan sendok. Mulailah dengan memberikan ASI menggunakan sendok atau cup feeder meskipun tidak mudah, harus sabar dan juga telaten akan tetapi pengalihan untuk mengenalkan kembali tekstur putting. Sehingga dapat membiasakan kembali menyusu langsung pada bayi.
  5. Terakhir anda dapat menggunakan cara berkonsultasi dengan ahli laktasi mengenai bayi yang mengalami bingung puting. Dengan demikian ahli laktasi akan membantu dalam memberikan cara menyusui yang baik dan membuat bayi tenang mendapatkan ASI langsung. Meskipun beberapa kali bayi akan menolak akan tetapi ini merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk tetap membantu dalam produksi ASI hingga usia maksimal pemberian ASI.

Dengan demikian bagi bayi anda yang mengalami kondisi bingung puting ditandai dengan menolak dan rewelnya bayi ketika mendapatkan ASI secara langsung maka dapat dicari lebih tau penyebabnya. Penyebabnya dapat dikarenakan pemberian dot yang terlalu dini sehingga bayi lebih nyaman mendapatkan ASI perah ketimbang menyusu langsung. Selain itu ketidaknyaman ketika memberikan ASI dapat membuat bayi tidak betah.

Adapun cara mengatasinya adalah dengan tetap memberikan ASI secara langsung meskipun bayi menolak, hal ini dilakukan akan bayi kembali terbiasa dengan struktur ASI dari ibu. Apabila bingung putting ini tetap dibiarkan akan berdampak pada produksi ASI yang semakin berkurang sehingga ibu tidak dapat maksimal memberikan ASI sesuai dengan kebutuhan bayi.

sumber: bidanku.com

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan lupa bookmark untuk memudahkan berkunjung kembali. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Google+


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*