X
    Categories: Kesehatan

Ini Vitamin dan Nutrisi Tambahan untuk Bayi

Vitamin dan nutrisi tambahan tidak terlalu dibutuhkan jika bayi masih mengkonsumsi Air Susu Ibu (ASI). Pasalnya, kebutuhan gizi dan nutrisi bayi sudah terpenuhi dari ASI. Sejumlah riset membuktikan bahwa jika bayi masih mengkonsumsi ASI, ia tidak membutuhkan vitamin tambahan. Namun, vitamin dan nutrisi tambahan bisa diberikan jika berat badan bayi anda berada di bawah standart atau level normal.

Dikutip dari bidanku.com, sejumlah dokter ahli memberikan saran agar memberikan vitamin dan nutrisi tambahan untuk kesehatan dan daya tahan bayi. Boleh dikatakan ASI merupakan madu untuk bayi selama 6 bulan pertamanya. Berbagai riset menunjukkan bahwa floruide, juice, vitamin dan nutrisi, zat besi, air serta konsumsi padat cuma memberi sedikit manfaat kesehatan untuk bayi dalam kondisi menyusu kepada ibunya ketika dalam usia 6 bulan pertama, bahkan dapat beresiko jika asal-asalan dalam memberi makanan bayi. Tambahan vitamin bagi bayi merupakan suatu hal yang perlu bagi kondisi tertentu namun tidak merupakan suatu keharusan.

baca juga:

Ini Jenis MPASI yang Bernutrisi dan Bergizi Tinggi untuk Bayi

Panduan Gizi Seimbang untuk Keluarga Indonesia

Ini Dia Tips Memenuhi Gizi Anak

Dalam kondisi jika bayi terlahir prematur dimana mengalami kekurangan berat badan, sepantasnya diberikan vitamin tambahan serta nutrisi dan mineral yang berasal dari luar yaitu dengan cara menambahkan ke dalam air susu ibu yang disapih terlebih dulu  agar diberikan kepada bayi anda.

Dibawah ini vitamin-vitamin serta mineral dimana akan menopang didalam perkembangan dan pertumbuhan di awal-awal kehidupan bayi:

Vitamin A

ASI merupakan sumber vitamin A alami yang sempurna untuk bayi. Vitamin A sangat penting untuk mendukung perkembangan mata bayi dan fungsi tubuh bayi lain. Vitamin A juga membantu perkembangan sistem kekebalan tubuh bayi dan menopang kemampuan bayi dalam melihat kondisi malam hari. anda juga bisa memberikan vitamin A dengan meneteskan secara langsung atau melalui makanan lain, misalnya telur ayam, sayuran hijau tua, sayuran berwarna kuning, buah-buahan dan susu serta hati.

Vitamin B

Vitamiin B sangat penting untuk perkembangan tubuh. Pasalnya, vitamin B mengandung sub vitamin yang bernama vitamin B kompleks. Saat ibu tengah hamil, ibu harus banyak-banyak mengkonsumsi vitamin B kompleks. Vitamin ini sangat berguna untuk menyempurnakan perkembangan bayi dan menjaga kondisi tubuh ibu. Salah satu bagian dalam kelompok Vitamin B adalah Vitamin B2  atau disebut Riboflavin namun hal ini tidak disarankan untuk dikonsumsi untuk ibu yang sedang menyusui bayinya.

Vitamin B1,B6, serta B12 merupakan kelompok vitamin B yang penting juga dibutuhkan oleh ibu yang sedang hamil serta dalam banyak kondisi dimana bayi mengalami kondisi kurang berat badan. Vitamin B complex menunjang metabolisme bayi akan karbohidrat serta protein, pemeliharaan sistem nerves, pembentukan sel darah yang dapat menyerang bakteri, sistem sel darah merah dan untuk menciptakan kekebalan tubuh.

Vitamin C

Vitamin C juga disebut Ascorbic acid sangat berguna dalam hal menyembuhkan luka, menjaga kolagen dan menambah daya tahan tubuh terhadap infeksi, kesehatan gusi, gigi dan pembuluh darah. Vitamin C dapat ditemukan dalam buah-buahan seperti jeruk, tomat, buah beri, cabai merah, cabai hijau, sayuran brokoli dan melon. Anda juga bisa menemukan vitamin C dalam bentuk tablet vitamin. Kadarnya telah dikondisikan sesuai dengan usia dan berat badan bayi.

Vitamin D

The American Academy of Pediatrics menyarankan agar memberikan suplemen vitamin D sebanyak 200 IU setiap harinya terhadap bayi anda ketika konsumsi Air susu ibu ekslusif dalam kondisi kurang dari tujuh belas ons setiap harinya. Air susu ibu memiliki banyak vitamin D. Air susu ibu secara khas memiliki kandungan 400 IU  Vitamin G, ini merupakan jumlah dalam hal yang sama dengan 33 ons sebuah susu formula bagi bayi. Maka camkan selalu bahwa bayi bisa mendapatkan seribu IU vitamin D setiap harinya.

Vitamin K

Vitamin K merupakan jenis vitamin yang sangat penting. Suntikan vitamin K akan diberikan kepada bayi saat baru terlahir, hal ini diperuntukkan bagi pencegahan terjadinya perdarahan internal dalam tubuh bayi yang baru terlahir. Vitamin K dapat menghentikan perdarahan serta menjaga kerusakan tubuh bayi dimana mungkin saja bisa terjadi.

Vitamin E

Ibu dapat memberikan supelemen vitamin E dalam bentuk pil atau juga dalam bentuk tetes, hal ini dikenal juga sebagai Tocopherol. Vitamin E dapat menolong dalam pembentukan kekebalan tubuh bayi.

selain vitamin, mineral juga merupakan hal penting bagi perkembangan bayi anda. Zink, zat besi serta flouride sangat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan bayi anda serta juga bagi perkembangan sistem tubuh bayi.