informasi ibu dan anak, parenting, keluarga, bayi, kehamilan>

Jangan Sampai Sikecil Tak Suka Air Putih

Air putih merupakan dua atom hidrogen (H2)  dan oksigen (O) yang menyatu menjadi H2O. Air merupakan bahan dasar susunan cairan tubuh manusia. Air dapat dihasilkan melalui proses metabolisme tubuh. Kebutuhan cairan penting dipenuhi agar ketahanan tubuh dapat seimbang. Dua per tiga bagian tubuh disusun oleh air, maka sangat perlu memenuhi kebutuhan caian tubuh. Kebutuhan cairan tubuh dapat dipenuhi melalui air putih dan cairan lainnya.

Manfaat Air Putih untuk Tubuh Manusia

Disadur dari laman duniasehat.net, berikut beberapa manfaat air putih untuk manusia;

  • Air putih dapat menjaga suhu tubuh tetap normal. Cairan tubuh yang terjaga dapat membuat tubuh tetap segar dan sejuk karena panas tubuh dapat keluar bersama keringat.
  • Air merupakan komponen utama yang menyusun darah. Darah berfungsi sebagai pembawa oksigen dan nutrisi mengalir ke seluruh tubuh.
  • Air merupakan penyusun cairan limfe dimana sistem peredaran getah bening yang penting bagi siste kekebalan tubuh.
  • Air dapat berfungsi sebagai pelumas.
  • Air dapat menjaga lubrikasi dan bantalan pada persendian.
  • Menjadi susunan utama cairan saliva sehingga makanan mudah ditelan dan dan enzim pencernaan makanan untuk mengolah makanan yang dimakan.
  • Menjaga sistem saraf pusat seperti sumsum tulang belakang juga organ-organ vital lainnya.
  • Membantu kelancaran pembuangan sampah-tubuh melalui air kencing, keringat dan kelancaran buang air besar sehingga mencegah sembelit.

Kekurangan cairan akan mengakibatkan gangguan fungsi pada tubuh. Manusia dapat bertahan hidup tanpa makanan sampai kurun waktu 1 bulan. Namun, manusia dapat mati jika tanpa mendapat asupan cairan hanya dalam waktu 1 minggu bahkan kurang. Semua sel dan organ tubuh manusia memerlukan air untuk bekerja dan berfungsi secara maksimal.

Kebutuhan Air Putih

kompartemen cairan tubuh manusia berdasarkan usia
kompartemen cairan tubuh manusia berdasarkan usia – zonamama.com
  • Bayi 0-6 bulan

Kandungan cairan dalam tubuh bayi lebih tinggi ketimbang tubuh orang dewasa. Kebutuhan cairan bayi yang berusia 0-6 bulan dapat dipenuhi melalui ASI dan tidak memerlukan tambahan cairan dalam bentuk lain. Tanda kecukupan cairan pada bayi 0-6 bulan dapat ditandai dari intenitas BAK. Bayi dibawah 6 bulan bisa dikatakan cukup cairan jika BAK lebih dari 6 kali dalam 24 jam.

Jangan berikan air putih untuk bayi dengan usia dibawah 6 bulan. Air putih yang diberikan pada bayi dibawah 6 bulan justru berbahaya karena memperberat kerja ginjal bayi.

baca juga: BAK dan BAB merupakan tanda kesehatan bayi, simak disini

  • Bayi 6 – 11 bulan

Bayi usia 6-11 bulan harus mulai dikenalkan dengan air putih. Kebutuhan cairannya sekitar 800-1000 ml termasuk ASI atau susu formula. Bayi MPASI membutuhkan air putih sekitar 120-240 mL/hari. Berikan air putih diantara waktu makan. Tapi, anda tidak perlu memaksa anak harus minum putih sampai 240 mL sehari. Sebaliknya, tidak perlu mencegah sikecil minum air lebih banyak.

  • 1 tahun ke atas

Anak yang berusia 1 tahun ke atas membtuhkan sekitar 1,1 – 1,3 liter cairan, termasuk ASI, susu atau cairan lain. Tanda kecukupan cairan dapat dilihat dari urine. Jika urin banyak dan jernih maka anak dinyatakan cukup cairan.

  • Manusia dewasa

Pria dewasa memerlukan cairan sekitar 3,7 liter setiap harinya. Sedang wanita dewasa membutuhkan 2,7 liter asupan cairan setiap harinya.

Bagaimana jika manusia kekurangan cairan?

Bayi dan anak-anak seringkali lebih mudah kehilangan cairan ketimbang orang dewasa. Mereka memiliki respon terhadap perubahan suhu dan termoregulasi yang berbeda dengan orang dewasa. Area permukaan tubuh anak-anak lebih luas ketimbang rasio massa tubuhnya, maka kecepatan berkeringat lebih rendah dan penyesuaian panas lebih lambat. Suhu tubuh anak lebih mudah naik saat beraktivitas, namun produksi keringat sedikit ambat. Akibatnya anak tidak mengalami efek pendingin dari proses evaporasi berkeringat.

Berikut adalah bahaya kekurangan cairan, baik pada anak maupun orang dewasa.

  • Kekurangan cairan dapat menurunkan kemampuan aktivitas fisik pada anak.
  • Ketahanan fisik dapat menurun. Lebih mudah lelah. Kemampuan regulasi suhu tubuh dapat berubah. Motivasi anak berkurang.
  • Kekurangan cairan dapat mengakibatkan dehidrasi yang dapat berakibat gangguan kesadara, gangguan kerja jantung – pembuluh darah, mengakibatkan suka mengigau, gerak otot mata melemah, tangan dan kaki lemah, hipotensi orthostatic (misalnya pingsan saat berdiri lama) dan gangguan fisik lainnya.
  • Dehidrasi ringan dapat menurunkan daya ingat jangka pendek, mengganggu penglihatan, menurunkan kemampuan aritmatika (berhitung) dan menurunkan ketrampilan psikomotorik.
  • Kekurangan cairan dapat memppengaruhi fungsi kognitif otak dalam berfikir.
  • Suasana hati anak juga dapat terganggu. Fungsi berfikir juga terganggu.
  • Konsentrasi dan ingatan juga terganggu.

Daftar minuman / sumber cairan berbahaya untuk sikecil

  1. Softdrink

Minuman ringan atau softdrink tidak baik untuk anak-anak. Softdrink mengandung gula dengan kadar yang sangat tinggi. Setiap 600 mL softdrink mengandung 240 kalori tambahan yang berdampak buruk pada berat badan dan kesehatan anak.

  1. Teh, Kopi, Cola

Kafein yang terdapat pada kopi, teh dan cola dapat mengakibatkan efek diuretic yang dapat mempercepat keluarnya urin dan memperberat dehidrasi. Teh herbal, teh hijau maupun teh hitam tidak disarankan untuk anak-anak. Pasalnya, teh mengandung tannin yang bersifat mengikat zat besi. Padahal, kebutuhan zat besi sikecil sangat tinggi. Batasi maksimal konsumsi teh ¼ cangkir saja.

Baca juga: bahaya teh untuk anak – anak

Minuman / sumer cairan yang baik untuk sikecil

  1. Susu sapi

Susu mengandung banyak kalsium, vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Jika bayi / anak tidak menunjukkan reaksi alergi, susu boleh diberikan pada usia 12 bulan keatas.

Baca juga : cara memilih susu terbaik untuk sikecil.

  1. Susu Almond, Susu Kedelai Serta Susu Nabati Lainnya

Susu nabati seperti susu kedelai, susu almond, susu beras, susu kelapa baik untuk dikonsumsi. Susu nabati dapat memenuhi kebutuhan protein nabati sikecil. Konsumsi susu nabati tidak dapat menggantikan susu hewani karena kandungannya tidak selenkap susu hewani.

  1. Jus

Jus buah merupakan minuman yang kaya vitamin dan antioksidan. Konsumsi jus pada anak sebaiknya antara ½ – ¾ cangkir atau 180 mL setiap harinya.

Tips Mengajari Anak Suka Minum Air Putih

  • Tawarkan minum pada anak setiap saat. Jika ia haus, ia kan minum banyak. Jika tidak, ia hanya akan minum seteguk dua teguk. Perlu anda ingat, jangan pernah memaksa sikecil untuk minum.
  • Sediakan air putih yang mudah dijangkau anak. Biarkan ia melihatnya dan lama kelamaan akan tertarik untuk minum.
  • Kemanapun pergi, selalu bawa air putih. Cuaca panas akan membuat sikecil lebih cepat haus dari biasanya.
  • Berikan cangkir khusus untuk anak. Pilih cangkir yang lucu dan food grade agar anak suka minum.

Baca juga : 4 bahan kimia berbahaya dalam peralatan bayi

  • Jangan berikan air putih dalam dot.
  • Batasi pilihan minuman lain selain air putih. Jika anak merasa haus, tawarkan air putih terlebih dahulu.
  • Ajarkan anak minum sendiri.

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan lupa bookmark untuk memudahkan berkunjung kembali. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Google+


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*