informasi ibu dan anak, parenting, keluarga, bayi, kehamilan>

Kenali Serba-serbi Pertumbuhan Gigi Bayi Anda

Bayi terlahir tanpa gigi. Tanda-tanda pertumbuhan gigi bayi dimulai pada usia 3 bulan. Gigi yang muncul kali pertama adalah gigi susu. Gigi susu muncul ketika bayi berumur antara 4 – 7 bulan (rentang normal pertumbuhan gigi bayi antara 4 – 15 bulan). Biasanya, gigi yang pertama kali keluar adalah sepasang gigi seri bawah. Biasanya, 4 – 8 minggu setelahnya diikuti kemunculan dua pasang gigi seri atas. Sebulan kemudian, gigi seri bawah menyusul. Bergantian dengan geraham depan dan belakang. Pada usia tiga tahun, idealnya anak memiliki gigi susu lengkap dengan jumlah 20 buah gigi.

Gigi susu akan terlihat tumbuh sangat renggang, pasalnya gigi susu memberikan ruang lebih pada gigi permanen untuk tumbuh.

Tumbuh gigi pada bayi bisa mengakibatkan sakit?

Tumbuh gigi dapat mengakibatkan bayi mengeluarkan air liur lebih banyak dan senang menggigit. Gusi bayi bisa terasa gatal sehingga ia ingin selalu menggigit. Beberapa bayi baik-baik saja ketika tumbuh gigi, namun bayi lain bisa mengalami gangguang. Gangguan saat tumbuh gigi bisa berupa rewel, malas menyusu, menangis kencang, tiudr terganggu, terbatuk-batuk, muntah hingga berak agar cair. Tumbuh gigi memang tidak nyaman, namun jika bayi nampak sangat rewel baiknya segera bawa ke dokter.

Gusi yang membengkak dan nyeri akan membuat bayi lebih hangat dari biasanya. Namun, tumbuh gigi tidak akan menyebabkan demam tinggi maupun diare. Demam tidak akan lebih dari 38,3° C. Jika bayi tumbuh gigi bersamaan dengan demam, sebaiknya periksakan ke dokter karena mungkin demam diakibatkan oleh hal lain.

Pengobatan yang bisa dilakukan saat tumbuh gigi adalah dengan mengurangi rasa tidak nyaman dan nyeri.

Tips saat bayi tumbuh gigi

  1. Jagalah kebersihan kulit bayi dari air liur yang menetes. Lap dengan kain karena dapat mengakibatkan ruam kemerahan pada kulit bayi.
  2. Pijat atau gosok gusi bayi menggunakan jari dengan lembut. Pijatan akan membuat bayi merasa nyaman dan mengurangi rasa nyeri. Pastikan jari anda steril.
  3. Berikan sesuatu untuk digigit-gigit. Pastikan benda yang digigit bayi besih dan berukuran besar agar tidak tertelan.
  4. Anda juga bisa menggunakan washlap dingin untuk digigit bayi. Letakkan washlap ke dalam freezer selama 15 menit. Berikan pada bayi untuk digigit. Cuci bersih jika telah selesai digunakan.
  5. Pilihan lain, anda bisa memberikan teether. Berikan teether yang terbuat dari karet keras (dari bahan silicon atau lateks). Jangan pilih teether yang berisi cairan karena beresiko bocor atau rusak. Cairan teether yang bocor dapat menimbulkan penyakit pada bayi. Dinginkan teether dilemari pendingan, jangan di freezer. Jangan merebus atau mensterilkan teether dengan suhu tinggi karena dapat merusak plastik dan membuat bahan kimianya bocor.
  6. Jangan mengikatkan teether pada leher bayi sebagai kalung. Jika tengsangkut, bayi beresiko tercekik.
  7. Tanyakan pada tenaga kesehatan apakah bayi yang tumbuh gigi boleh diberi paracetamol atau ibuprofen untuk meredakan nyeri gigi.
  8. Biskuit juga bisa menjadi pilihan sebagai teether. Bekukan biskuit dalam lemari es kemudian berikan pada bayi. Sayur dan buah beku juga bisa mejadi teether, tentu jika bayi sudah mendapatkan MPASI.

Hindari beberapa hal ini;

  1. Hindari pereda nyeri gusi yang berbentuk gel (baby teething gel) atau tablet karena tidak aman bagi bayi. Gel beresiko mengakibatkan reaksi alergi lokal bahkan hingga kejang jika mengalami overdosis dan
  2. Jangan gunakan batu amper yang dikalungkan karena terbukti tidak memiliki manfaat.
  3. Jangan gunakan obat herbal yang dioles digusi seperti clove oil, olive oil, greenonion, ginger root, vanilla, chamomile atau stik licorice karena terbukti tidak bermanfaat.

Latih Menggunakan Sikat Gigi Bayi

Jika bayi mulai menunjukkan tanda-tanda tumbuh gigi, orang tua harus sigap melatih kebersihan gigi bayi sejak dini. Menjaga kebersihan dan kesehatan gigi sejak dini dapat berpengaruh besar dalam kesehatan gigi dimasa mendatang. Gigi susu memang akan tanggal dan digantikan gigi permanen, namun jika kesehatan gigi susu tidak terjaga akan tanggal lebih cepat dari seharusnya. Gigi susu yang tanggal meninggalkan ruang kosong sehingga gigi permanen akan tumbuh bengkok, tidak pada tempatnya.

Cara menggosok gigi bayi yang baru tumbuh

  • Untuk merawat kebersihan gigi, gosok lembut gusinya menggunakan washlap atau kasa basah yang steril.
  • Cara lain, gunakan sikat gigi jari khusus untuk bayi.
  • Gunakan pasta gigi sedikit saja. Pilih pasta gigi yang mengandung flouride dan bersihkan menggunakan air.
  • Saat anak sudah mampu meludah, tambahkan sedikit pasta gigi. Jangan sampai anak menelan pasta gigi karena berbahaya.
  • Latih anak menggosok gigi setidaknya dua kali sehari
  • Perikasakan gigi anak ke dokter saat anak berumur 1 tahun atau 6 bulan setelah gigi pertama tumbuh. Selanjutnya periksakan gigi anak secara berkala, 6 bulan sekali.

Jika Bayi Belum Tumbuh Gigi

Tidak perlu khawatir jika gigi bayi tumbuh sedikit lambat. Tumbuh kembang setiap anak berbeda. Ada rumus 7 + 4 yang bisa membantu untuk menandai waktu pertumbuhan gigi susu:

  • 7 bulan = gigi pertama
  • 11 bulan (7 bulan + 4) = 4 gigi
  • 15 bulan (11 bulan + 4) = 8 gigi
  • 19 bulan (15 bulan + 4) = 12 gigi
  • 23 bulan = 16 gigi
  • 27 bulan = 20 gigi

Gigi susu akan tanggal digantikan gigi permanen. Berikut gambaran kapan gigi susu tumbuh dan tanggal, digantikan gigi permanen.

proses penanggalan gigi
tahap tumbuh gigi

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan lupa bookmark untuk memudahkan berkunjung kembali. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Google+


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*