informasi ibu dan anak, parenting, keluarga, bayi, kehamilan>

Permainan Untuk Tumbuh Kembang Otak Bayi #2

Tumbuh kembang otak bayi dipengaruhi oleh banyak hal. Selain asupan nutrisi yang diberikan padanya, stimulasi dari orang tua juga sangat berperan dalam menentukan masa depan anak. Pada usia balita, fisik dan fungsi motorik bayi berkembang sangat pesat. Orang dewasa mungkin akan memandang takjub dan setengah kaget saat si kecil memasukkan daun ke mulut, meremas dan menarik taplak meja, menginjak semut yang berkerumun atau menarik ekor kucing peliharaan. Anak usia ini sedang asyik-asyiknya bereksplorasi. Ia ingin memegang, menginjak, mencium, mencecap dan merasakan benda-benda yang ada disekitarnya.

Maksimalkan ‘hobi’ barunya untuk merangsang indra sensorinya dengan maksimal, hal ini penting untuk merangsang tumbuh kembang otak bayi. Anda bisa melakukannya dengan benda-benda yang ada disekitar rumah atau benda-benda yang anda temui saat membawanya keluar rumah. Dengan begitu, pengalaman anak akan semakin banyak dan bervariasi. Coba beberapa permainan untuk tumbuh kembang otak bayi berikut ini;

Merangsang Indra Peraba

1. Berjalan-jalan diatas pasir

Berjalan diatas pasir akan mengasah pula keseimbangan tubuhnya. Tunjukkan padanya bahwa diatas pasir yang sudah ia injak akan muncul jejak-jejak kakinya.

2. Melangkah diatas lantai

Ajak anak anda melangkah dilantai tanpa alas kaki. Katakan padanya bahwa tekstur lantai itu keras, maka ia akan merasa sakit jika terbentur. Minta ia untuk tetap berhati-hati ketika berjalan. Mama juga bisa menjelaskan padanya tentang warna lantai yang diinjak.

3. Menginjak rumput hijau

Ajak anak anda menginjak rumput hijau agar ia bisa merasakan dan melihat rumput hijau yang menekuk saat diinjak, tapi kembali pada bentuk semula saat kakinya terangkat.

4. Bermain dengan kertas

Anda bisa emberi contoh bagaimana menggulung agar bisa dijadikan teropong, lalu merobek dan meremas. Ia akan merasakan tekstur kertas yang berbeda.

5. Bermain Play dough

 Temani anak anda bermain play dough, biarkan ia meremas, memilih atau membanting-nya. Contohkan bentuk sederhana seperti kue, roda, mangkuk, ayam dan sebagainya. Namun biarkan ia membuat bentuk sesuai imajenasinya.

6. Memegang biji-bijian

Berikan jagung, kacang hijau atau beras merah untuk melatihnya menggenggam dan merasakan berbagai tekstur dan ukuran.

Merangsang Indra Pencecap

  • Pada usia 1-2 tahun, makanan yang dikonsumsi sudah semakin banyak. Ia sudah boleh dikenalkan dengan gula dan garam.
  • Kenalkan dan sebutkan rasa dari makanan yang ia makan. Buah jeruk yang manis, stroberi yang asam atau kentang goreng yang asin.
  • Mulai eksplorasi tekstur makanan yang berbeda-beda mulai dari apel yang padat, yogurt yang lunak dan kue yang empuk.

Merangsang Indra Pendengaran

  • Kenalkan pada suara kucing, anjing, ayam berkokok dipagi hari, klakson mobil, suara ketel karena air mendidih atau suara blender.
  • Kenalkan pada suara yang dibunyikan oleh para pedagang yang lewt depaan rumah, tukang bakso, tukang roti tau es krim.
  • Kenalkan pada suara petir saat hujan. Saat ia mendengar suara tersebut, sebutkan apa yang baru didengarnya dan ajak ia meniru lagi suara tersebut.

Merangsang Indra Penciuman

  • Ajak si kecil mencium bunga dan daun. Bunga mawar berbeda wanginya dengan bunga pepaya. wangi daun kemangi beda dengan daun salam.
  • Kenalkan ia dengan aroma ayam goreng, tahu, sayuran atau jus buah yang hendak ia makan.
  • Beri kesempaatan mencium wangi sabun, shampo dan pasta gigi ketika mandi.

Merangsang Indra Penglihatan

  • Saat dirumah, sebutkan warna baju, kaos kaki, handuk dan benda-benda yang ia pakai.
  • Ketika bermain diluar, ajak ia menengadah sambil mengatakan “lihat, langit yang biru, dau berwarnaa hijau, pagar rumah berwarna putih da, kucing iitu berwarna hitam”
  • Saat dijalan, jelaskan aneka mobil, bus dan truk yang besar, mobil pengangkut minyak atau taksi.

Demikian beberapa permainan untuk merangsang tumbuh kembang otak bayi yang bisa mama coba dirumaah. Selama t mencoba yaa..

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan lupa bookmark untuk memudahkan berkunjung kembali. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Google+


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*