informasi ibu dan anak, parenting, keluarga, bayi, kehamilan>

Tips Mengatasi Rasa Takut Melahirkan

Proses kehamilan sepajang sembilan bulan tentu bukan sesuatu yang mudah. Kehamilan menguras banyak tenaga, materi dan pikiran. Sebuah perjuangan yang melelahkan tentunya. Rasa lelah selama kehamilan akan berakhir ketika kehamilan sudah mencapai 9 bulan lebih. Banyak ibu yang tidak sabar dan ingin segera menimang sikecil. Namun, tak sedikit juga ibu yang khawatir dan takut melahirkan. Takut melahirkan tak hanya berkaitan dengan takur menghadapi rasa sakit, tapijuga ketakutan lain seperti takut tidak mampu bertahan, takut meninggal, takut nyeri atau takut salah. Melahirkan memang selalu identik dengan rasa sakit, tapi sakit atau nyeri bisa diminimalisir dengan beberapa cara.

Ketenangan Ibu Hamil Kunci Sukses Melahirkan Normal/CC0/Greyerbaby
Ketenangan Ibu Hamil Kunci Sukses Melahirkan Normal/CC0/Greyerbaby

Baca juga :

Mengatasi Nyeri saat Fase Persalinan Mulai Tiba

Proses melahirkan normal lengkap, ini videonya

Harus anda tau, mam.. Rasa takut justru dapat mengganggu persalinan. Selain membuat rasa nyeri lebih terasa, rasa takut juga dapat menghambat persalinan karena mental ibu kurang baik dalam menghadapi persalinan.

Untuk mengatasi rasa takut melahirkan, berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan.

  1. Jangan takut tidak mampu bertahan atau meninggal

Jika anda merasa takut melahirkan karena takut tidak mampu bertahan atau bisa meninggal, tepis pikiran tersebut. Pikirkanlah hal-hal baik dan positif seperti;

  • Tubuh wanita diciptakan Tuhan dengan sempurna. Tubuh wanita akan kuat menghadapi proses persalinan.
  • Jika terjadi komplikasi, dokter dan tenaga medis mampu menanganinya.
  1. Takut Nyeri

Rasa nyeri merupakan bagian tak terpisahkan dari proses melahirkan. Namun, setiap orang memiliki respon dan rasa nyeri yang berbeda, sehingga tidak mungkin bagi anda untuk memperkirakan rasa nyeri. Semua bergantung pada seberapa cepat proses persalinan, respon anda dan kemampuan anda menahan nyeri. Dalam dunia medis, terdapat obat penghilang rasa nyeri. Namun, anda harus paham resiko yang harus dihadapi. Obat rasa nyeri bisa membuat kontraksi tidak terasa, sehingga anda mungkin tidak mengerti kapan harus mengejan.

Rasa nyeri pada proses persalinan merupakan sesuatu yang terjadi secara alamiah. Betapapun sakitnya, tubuh anda masih dapat bertahan. Untuk menghadapi rasa nyeri, sebaiknya lakukan beberapa persiapan pada masa persalinan. Selengkapnya baca disini, Cara Meminimalisir Rasa Nyeri Menjelang Persalinan.

  1. Takut disalahkan

Jangan takut untuk salah. Dokter atau bidan akan memandu anda. Melahirkan merupakan peristiwa yang sangat luar biasa. Tidak akan ada yang meyalahkan apa yang anda lakukan, apalgi jika berkaitan dengan fungsi tubuh. Jika anda muntah, bab, berteriak atau panik, maka dokter atau bidan akan tetap menolong anda.

Agar anda tidak merasa takut melahirkan, berikut beberapa tips yang bisa dicoba.

  1. Percaya diri

Ketika anda baru akan melahirka untuk kali pertama, persalinan memang tampak menakutkan. Namun, bagaimanapun anda akan melewatinya. Maka, ada baiknya lakukan berbagai persiapan sebelum persalinan datang. Persiapan menyambut persalinan akan membuat anda lebih percaya diri dan mantap menghadapinya. Percaya diri dan yakin semua akan baik-baik saja akan membantu proses persalinan berjalan lebih lancar.

  1. Utarakan rasa takut anda pada orang lain
Ayah Mendengarkan Gerak Bayi si Kecil di dalam Rahim/CC0/TawnyNina
Ayah Mendengarkan Gerak Bayi si Kecil di dalam Rahim/CC0/TawnyNina

Mengutarakan rasa takut pada pasangan atau keluarga terdekat akan membuat anda merasa lebih lega. Orang terdekat akan memberikan motivasi dan dukungan pada anda sehingga anda merasa lebih kuat dan siap. Perasaan berperan penting dalam proses persalinan, maka ada baiknya anda menyiapkan mental dan menyingkap setiap rasa takut.

  1. Pahami proses persalinan

Jika anda memahami proses persalinan, maka mental anda akan lebih siap menghadapi persalinan. Bacalah buku, internet atau berkonsultasi dengan tenaga medis agar anda lebih paham dan mengerti proses persalinan.

Baca Juga :

Teknik Pernafasan, Rahasia Sukses Melahirkan Normal

Percaya Diri Saat Tanda Tanda Melahirkan Datang

  1. Ikut kelas antenatal
Relaksasi Ibu Hamil/CC0/Tawny Nina
Relaksasi Ibu Hamil/CC0/Tawny Nina

Selain mencari informasi sebanyak mungkin, anda juga bisa mengikuti kelas hamil. Anda akan diajarkan untuk berlatih tentang cara bernafas dan cara menenangkan diri ketika menghadapi proses persalinan. Jika anda merasa takut dalam menghadapi persalinan nanti, sampaikan pada dokter atau pengajar antenatal anda. Mereka juga akan memberi motivasi dan dukungan bagi anda agar lebih siap menghadapi persalinan.

  1. Ikut kelas senam hamil

Ikuti senam hamil ketika mendekati masa persalinan. Senam hamil sangat bermanfaat dalam memberikan kekuatan dan kelenturan tubuh. Senam hamil juga dapat melatih pernafasan, dapat memperbaiki tubuh dan fikiran, memperlancar peredaran darah dan membuat anda lebih relaks dan fleksibel.

Senam hamil diharapkan dapat membuat proses persalinan lebih lancar. Sebaiknya konsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengikuti senam hamil.

  1. Bayangkan bayi mungil Anda
Bayi Baru Lahir/CC0/jakobking85
Bayi Baru Lahir/CC0/jakobking85

Proses persalinan bukan perjuangan yang mudah, karena berkaitan dengan hidup dan mati. Berjam-jam ibu merasakan sakit. Proses penjang dalam persalinan memang harus dilalui. Poin pentingnya adalah bayi terlahir dehat dan selamat. Nah, ada baiknya sepanjang proses persalinan anda membayangkan wajah bayi anda. Jika bayi dapat berbicara, tentu bayi anda akan berterimakasih karena anda telah melahirkannya dengan penuh kesabaran.

Baca juga :

Ingin Punya Bayi Lucu dan Menggemaskan? Sering-sering Lihat Foto Ini

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan lupa bookmark untuk memudahkan berkunjung kembali. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Google+


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*