X
    Categories: MPASI

Tips Meningkatkan Nafsu Makan Bayi dengan Menu Variatif

Bayi sering memainkan makanan yang sedang dikunyahnya. Bahkan beberapa bayi mungkin menolak makanan pendamping ASI. Mereka lebih memilih ASI sebagai asupan utama untuk memenuhi kebutuha  nutrisi mereka. Kondisi seperti ini seringkali dianggap oleh orang tua bahwa bayi sedang kehilangan nafsu makannya, terutama terhadap MPASI.

Cara yang aman untuk meningkatkan nafsu makan bayi adalah dengan memberikan variasi makanan bayi agar ia mengenal berbagai jenis rasa. Memasuki usia 6 bulan, kebutuhan nutrisi bayi tidak cukup hanya dari ASI saja. Makanan pendamping ASI berguna untuk melengkapi kebutuhan nutrisi bayi sesuai dengan usianya. Pemberian ASI bagi bayi yang sudah mendapat MPASI harus disesuaikan dengan keinginan bayi. Hal ini karena kandungan gizi pada ASI dibantu MPASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

MPASI punya peran yang sangat penting dalam perkembangan bayi, terutama dalam memberikan energi dan zat gizi yang dibutuhkan bayi. Selain itu, MPASI juga membantu bayi beradaptasi dengan makanan padat yang mengandung energi tinggi. Selain itu, MPASI juga membantu bayi mengembangkan kemampuan untuk mengunyah makanan.

Dalam memberikan MPASI, ibu seringkali mendapatkan tantangan. Bayi terkadang menolak atau malah nafsu makannya berkurang. Hal ini dapat terjadi pada siapa saha, terlebih pada bayi yang baru sembuh dari sakit.

Tips Meningkatkan Nafsu Makan Bayi

Nah, untuk anda yang sedang kebingungan dengan hilangnya nafsu makan sikecil, kali ini kami akan bahas cara meningkatkan nafsu makan bayi. Berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan nafsu makan bayi. Anda bisa memberikan variasi makanan bergizi seperti berikut ini:

1.    Pada pertama pemberian MPASI, anda dapat memvariasikan makanan bayi sehingga bayi anda dapat mengenal rasa. Hindari penggunaan gula dan garam terlebih dahulu pada pemberian MPASI. Rasa dari sayur, buah, lauk pauk mampu memberikan rasa yang berbeda.

2.    Pada awal pemberian MPASI anda dapat menjadwalkan menu makan seperti pemberian bubur bayam, bubur buah, bubur saring. Anda dapat mengatur jadwal makanan dari tekstur yang lembek menuju makanan yang padat.Ketika bayi anda menolak bubur saring di usia 6 bulan, jangan berikan tim terlebih dahulu, yang bisa anda lakukan menambah rasa dari beranekaragam bahan makanan.

3.    Dalam pemberian variasi makanan sebaiknya anda mengenalkan sayuran yang lebih dominan, dikarenakan umumnya buah-buahan berasa manis bisa diterima oleh bayi. Bila memungkinkan pilihlah bahan makanan sayuran segar apalagi bila sayuran organik yang menyehatkan.

4.    Anda dapat menyediakan cemilan yang sehat untuk bayi yang anda olah dari salah satu bahan seperti yogurth, keju, buah, sayur. Sehingga meskipun makanan sedikit akan tetapi kebutuhan nutrisi bagi bayi anda dapat tercukupi dengan seimbang. Disarankan cemilan dibuat sendiri, adapun bila memang terdesak waktu seperti sedang diperjalanan maka dapat membeli cemilan khusus bayi.

5.    Sesekali ciptakan suasana makan bersama bayi anda dengan menyenangkan. Apalagi pada bayi yang sudah berusia 12 bulan dapat anda ajak untuk menyusun menu makanan.Tidak disarankan pada anak anak mendapatkan menu makanan yang sama dalam satu hari misalnya pagi hari dengan nugget, siang dengan nugget dan sore masih sama dengan nugget. Meskipun memiliki nafsu makan yang tinggi tapi anda sebaiknya mengimbangkan dengan cemilan jus buah dan sayur.