informasi ibu dan anak, parenting, keluarga, bayi, kehamilan>

Tips Menyusui Saat Hamil dan Tandem nursing

Dimasyarakat kita berkembang mitos yang keliru tentang menyusui saat hamil. Beberapa orang percaya bahwa menyusui saat hamil berbahaya karena air ASI telah berubah menjadi darah. Selain itu, muncul mitos yang menyesatkan. Bila menyusui saat hamil atau menyusui adik, maka kakak bisa tumbuh menjadi anak yang idiot karena ASI nya telah beracun. Pendapat lain menyatakan ASI bisa menjadi basi bila diminum kakaknya sehingga adik tidak bisa menyusu. Padahal, menyusui saat hamil (nursing while pregnant) dan menyusui kakak adik secara bersamaan (tandem nursing) sangat dianjurkan oleh medis dengan beberapa alasan:

  1. Kakak dan adik memiliki kebutuhan ASI yang sama, maka dengan tetap menyusui saat hamil atau tandem nursing bisa memenuhi kebutuhan ASI keduanya.
  2. Tandem nursing akan memuat kedekatan kakan dan adik lebih intens.
  3. Tandem nursing juga mengajarkan konsep berbagi antara kakak dan adik. Hal ini juga sangat penting dalam mengajarkan kakak dan adik untuk tidak cemburu satu sama lain.
  4. Dengan tandem nursing produksi ASI akan lebih banyak karen prinsip produksi ASI adalah diproduksi bersadarkan kebutuhan bayi. Semakin banyak ASI yag keluar, semakin banyak pula produksi ASInya.

Menyusui saat hamil 

Saat menyusui saat hamil, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ibu menyusui. Berikut diantaranya:

  1. Busui tidak pernah keguguran. Jika pernah terjadi riwayat keguguran, biasanya dokter akan menganalisis penyebab keguguran. Jika masih memungkinkan, dokter pro-ASI memperbolehkan anda tandem nursing. Pastikan bahwa anda benar-benar berkonsultasi dengan dokter ahli.
  2. Pada kehamilan yang terdahulu tidak memiliki riwayat pendarahan, terlebih terjadi peristiwa yang membutuhkan bed-rest.
  3. Tidak pernah melahirkan secara prematur.
  4. Kondisi janin dalam keadaan baik oleh dokter dan bidan.
  5. Konsultasi dengan dokter atau bidan pro-ASI
  6. Jika mengalami kontraksi intens saat menyusui, utamanya sat kandungan menginjak usia 1-3 bulan, segera hubungi dokter atau bidan anda dan hentikan proses menyusui.
  7. Ibu menyusui harus memperhatikan asupan gizi. Menyusui dalam keadaan hamil menguras kondisi fisik sehingga sebaiknya konsumsi makanan dengan gizi seimbang, banyak air putih dan istirahat cukup.
  8. Jika kakak sudah mendapatkan MPASI, anda bisa memberikan porsi MPASI lebih banyak ketimbang menyusui. Hal ini juga akan membantu proses penyapihan. Perhatikan asupan gizi sikecil, berikan MPASI yang bervariasi, perbanyak cairan lain seperti air putih dan jus. Pada trimester kedua kehamilan, kemungkinan produksi ASI akan sedikit menurun. Maka memperbanyak MPASI dapat mengatisipasinya.

Dalam menyusui saat hamil ada beberapa hal yang harus diperhatikan, berikut diantaranta:

  1. Pada saat kehamilan memasuki trimester kedua, mungkin produksi ASI akan sedikit menurun dari biasanya. Hal ini sangat wajar terjadi karena hindmilk/ASI matang dalam payudara sedang dalam proses menjadi kolustrum. Jika si kakak masih ingin menyusu, tetaplah menyusui. Namun, pada masa ini kadangkala kakak tidak lagi mau menyusu.
  2. Banyak orang percaya bahwa jika tande tandem nursing dapat mengakibatkan adik tidak mendapatkan kolustrum. Padahal hal ini hanya mitos belaka. Anda tidak perlu hawatir si adik tidak mendapatkan kolustrum karena kolustrum hanya keluar ketika proses melahirkan telah usai. Jadi, pastikan setelah melahirkan ibu menyusui dan bayi menjalani proses IMD (Inisiasi Menyusui Dini) dengan benar.

Tandem nursing

Tandem nursing atau menyusui kakak dan adik memiliki banyak keuntungan, diantaranya;

  • Tandem nursing dapat memenuhi kebutuhan ASI kakak dan adik. Kakak juga dapat mendapat asupan ASI genap dua tahun atau lebih.
  • Tandem nursing dapat mengurangi rasa iri kakak terhadap adik.
  • Kakak dapat membantu mengurangi resiko engrgement (payudara penuh) saat masa-masa awal menyusui adik.
  • Tandem nursing juga dapat menciptakan kedekatan batin antara ibu dan kedua anaknya.

Berikut beberapa tips dalam melakukan tandem nursing;

  1. Anda tetap bisa menyusui secara bersamaan jika si kakak memang ingin menyusu saat adik menyusu. Posisikan si adik dengan pelekatan yang tepat terlebih dahulu, baru ajak si kakak bergabung untuk menyusu.
  2. Saat menyusu bersama-sama, manfaatkan momen ini untuk berkomunikasi dengan kakak. Bangun komunikasi yang baik, sampaikan konsep berbagi dan saling menyayangi.
  3. Menyusui doa orang akan membuat ibu lebih cepat merasa haus dan lapar. Maka pastikan asupan makanan ibu lebih dari biasanya, akan lebih baik jika makan lebih sering dengan porsi sedikit-sedikit. Konsumsi gizi seimbang dan lebih banyak cairan. Konsultasikan dengan dokter jika badan ibu merasa kurang sehat dan stamina menurun.

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan lupa bookmark untuk memudahkan berkunjung kembali. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook dan Google+


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*