X
    Categories: Parenting

Cara Stimulasi Bayi Agar Tumbuh Cerdas

Stimulasi bayi sangat penting dilakukan untuk mendukung masa tumbuh kembangnya. Bayi yang mendapatkan stimulasi optimal dapat berkembang menjadi anak yang cerdas. Namun, kelebihan stimulasi juga tidak baik karena dapat membuat bayi merasa bosan dan jenuh. Berikut beberapa stimulasi yang dapat dilakukan orang tua untuk mendukung tumbuh kembang anak.

  1. Stimulasi ketika dalam kandungan

Stimulasi janin didalam kandungan dapat dilakukan dengan cara mengajak bicara, ngobrol, menyanyikan lagu, membacakan doa, lagu-lagu keagamaan sambil mengelus-elus perut ibu. Anda juga dapat memperdengarkan lagu klasik kepada janin dengan menempelkan headset diperut ibu. Nikmati saat bayi mendengar suara dari luar rahim, ia menendang-nendang memberi respon.

Sebaiknya anda menstimulasi sibuah hati setiap hari, lebih baiknya lagi bila anda menetukan jadwal yang rutin. Misalnya ketika bangun pagi anda mendoakan ia untuk hari yang menyenangkan dan penuh berkah. Anda juga dapat berbicara pada janin mengenai apa yang anda lakukan dalam aktivitas sehari-hari, misalnya membaca koran, mencuci piring, menonton TV, berkendaraan, dipasar atau kegiatan lainnya.

  1. Stimulasi bayi umur 0-3 bulan
  • Buatlah situasi nyaman dan seaman mungkin untuk sikecil. Ia akan senang ketika dipeluk, digendong, melihat senyuman mama, mendengar suara mama dan sebagainya.
  • Anda bisa memperdengarkan musik atau menggantung mainan warna warni yang berbunyi diatas tempat tidurnya.
  • Anda juga boleh membrikan stimulasi motorik kasar pada bayi dengan mengajarkannya posisi miring ke kanan dan kekiri, tapi harus di ingat lakukan dengan hati-hati.
  • Rangsang dengan mainan, letakkan mainan yang menarik perhatian sikecil didekatnya dan biarkan ia menggapai atau menyentuhnya.
  1. Stimulasi bayi umur 3-6 bulan
  • Ajarkan “cilukba”
  • Ajak sikecil melihat wajahnya dicermin
  • Rangsang untuk tengkurap, telentang bolak balik dan duduk
  1. Stimulasi bayi umur 6-9 bulan
  • Panggil namanya
  • Ajak bersalaman, tepuk tangan
  • Bacakan dongeng
  • Rangsang duduk
  1. Stimulasi bayi umur 9-12 bulan
  • Ulang semua kata-kata baru untuknya, misalnya mama papa, kakak,
  • Masukkan mainan kedalam wadah
  • Minum dari gelas
  • Menggelindingkan bola
  • Latih berdiri dan berjalan dengan berpegangan tangan orang tua
  1. Stimulasi umur 12-18 bulan
  • Ditambah dengan latihan mencoret-coret menggunakan pensil warna
  • Menyusun kubus, balok-balok, potongan gambar sederhana
  • Memasukkan dan mengeluarkan benda-benda dari wadah
  • Bermain dengan boneka, sendok, piring, gelas, teko, sapu, lap
  • Latihlah berjalan tanpa berpegangan, berjalan mundur, memanjat tangga, menendang bola, melepas celana dan melakukan perintah sederhana (“mana bola?, “pegang ini”, “masukkan itu”, “ambil itu”).
  1. Stimulasi umur 18-24 bulan
  • Ditambah dengann menanyakan, menyebutkan dan menunjukkan bagian-bagian tubuh (“mana mata?” “mana hidung?”)
  • Sebutkan nama-nama binantang, buah atau tumbuhan dengan menunjukkan gambarnya. Anda juga bisa mengajak sikecil berkeliling sekitar rumah dan menyebutkan namanya. Atau, anda bisa mengajak bicara sikecil tentang kegiatan yang anda lakukan bersama misalnya sedang mandi, makan atau mau tidur.
  • Ajak berlatih menggambar garis, mencuci tangan, memakai celan dan baju, bermain melempar dan melompat.
  1. Stimulasi umur 2-3 tahun
  • Ditambah dengan mengenal dan menyebutkan warna
  • Menggunakan kata sifat (besar kecil, panas dingin, tinggi rendah, banyak sedikit dll)
  • Menyebutkan nama teman
  • Menghitung benda
  • Memakai baju sendiri
  • Menyikat gigi
  • Bermain kartu, boneka, masak-masakan, menggambar garis, lingkaran atau manusia
  • Latihan berdiri dengan satu kaki
  • Buang air besar atau kecil ditoilet
  1. Stimulasi umur 3 tahun

Selain mengembangkan kemampuan-kemampuan umur sebelumnya, stimulasi juga diarahkan pada kesiapan sekolah antara lain;

  • Memegang pensil dengan baik, menulis, mengenal huruf dan angka, berhitung sederhana, mengerti perintah sederhana (buang air besar ditoilet)
  • Kemandirian (mampu dan mau ditinggal disekolah)
  • Berbagi dengan teman dll