X
    Categories: Balita

Tips Memilih Susu UHT atau Susu Formula Terbaik

susu formula terbaik

Susu merupakan sumber kalsium yang baik untuk tumbuh kembang anak. Namun, sampai saat ini masih banyak mama yang bingung menentukan susu yang baik untul sikecil. Antara susu UHT dan susu formula selalu dipertentangkan. Antara Susu UHT dan susu formula mana yang terbaik? Daripada bingung, mari kita bahas bersama cara memilih susu yang baik untuk sikecil;

Perbedaan susu UHT, Susu Pasteurisasi , susu skim dan susu formula

Sebelum menentukan susu mana yang baik untuk sikecil, ada baiknya kita pahami terlebih dahulu perbedaan susu UHT, susu skim dan susu formula.

  • Pengertian susu UHT

Susu UHT (Ultra High Temperature) merupakan susu yang disterilisasi dengan suhu yang sangat tinggi (135-145°) dalam waktu yang sangat singkat (berkisar antara 2-5 detik). Pemanasan bertujuan untuk membunuh mikroorganisme seperti bakteri pembusuk, patogen dan spora. Pemanasan yang singkat dilakukan agar menjaga kualitas susu, baik gizi yang terkandung dalam susu maupun warna, rasa dan aroma susu. Kesegaran susu dapat dirasakan pada susu UHT karena kenikmatan susu segar tetap terasa.

Susu UHT dikemas dengan kemasan yang multi lapis, kedap udara dan steril sehingga bakteri tidak dapat masuk kedalam. Kemasan ini juga kedap cahaya sehingga cahaya ultra violet tidak mampu menembusnya. Proses pengemasan susu UHT dilakukan dengan teknologi canggih sehingga susu UHT tetap segar dan aman untuk dikonsumsi. Susu UHT memenuhi syarat standar kesehatan internasional.

 Kelebihan susu UHT :

  • Memiliki daya Simpan yang lama – pada suhu kamar 6-10 bulan
  • Higienis, terhindar dari segala macam mikroba (patogen dan spora)
  • Pemanasan yang singkat membuat susu tidak berubah kadar kualitasnya. Warna, aroma dan rasa relatif tidak berubah.

Susu UHT dapat dikenalkan kepada anak berusia 12 bulan. Jumlah yang boleh diberikan sekitar 1-12 gelas sehari (1 gelas = 250 ml) sesuai kemampuan anak. Susu UHT direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan keatas. Dari segi kualitas susu, susu UHT merupakan susu yang paling baik diberikan kepada anak jika dibandingkan dengan susu yang disterilkan dengan cara lain. Proses pengolahan dengan suhu tinggi dalam waktu singkat dapat menyelamatkan gizi dalam pangan. Susu UHT juga memiliki masa simpan lebih lama daripada susu cair hasil sterilisasi pasteurisasi.

Catatan: Susu UHT yang telah di buka harus di simpan di refrigerator ( kulkas ) dan hindarkan dari penyimpanan pada suhu tinggi ( > 50 der celsius )

  • Pengertian Susu Pasteurisasi

Susu Pasteurisasi merupakan susu yang dipanaskan dalam suhu 63-72° selama 15 detik. Proses ini dilakukan untuk membunuh bakteri patogen. Karena pemanasan yang cukup rendah dalam waktu yang cukup singkat, maka tidak semua mikroorganisme pembusuk dapat mati. Untuk mempepanjang masa simpan susu, susu ini harus disimpan dalam refrigerator (suhu rendah). Masa simpan susu ini hanya 1 minggu jika disimpan di refrigerator (suhu rendah) atau 1-2 hari disuhu kamar.

  • Pengertian susu skim

Susu skim merupakan susu bubuk yang dibuat tanpa lemak melalui proses pengeringan atau spray dryer untuk menghilangkan sebagian air dan lemak. Susu ini masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak, dan vitamin yang larut air (B12).

Susu skim tidak direkomendasikan untuk anak-anak karena nilai kalorinya hanya mengandung 55% dari seluruh energi susu. Susu skim lebih sering digunakan untuk membuat keju rendah lemak dan yogurt.

  • Pengertian susu formula

Susu formula merupakan susu yang diproses dari susu sapi segar baik dengan atau tanpa tambahan zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan. Susu bubuk berasal dari susu segar yang dikeringkan dengan spray dryer atau roller dryer. Kerusakan protein yang terjadi hampir 30%. Lama simpan susu ini cukup lama, bisa mencapai 2 tahun dengan penanganan yang baik. Susu bubuk digolongkan menjadi tiga jenis, susu bubuk berlemak (full cream milk powder), susu bubuk rendah lemak (partly skim milk powder), dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk powder).

Tidak ada rekomendasi atau kewajiban untuk mengenalkan bayi pada salah satu jenis susu diatas. Susu yang paling utama dan penting untuk bayi manusia adalah Air Susu Ibu (ASI). Susu formula diformulasikan dan dirancang khusus sesuai kebutuhan bayi. Susu ini boleh dikenalkan sebagai alternatif jika ibu tidak mampu memberikan asi eksklusif.

Susu mana yang terbaik untuk anak?

Susu formula diformulasikan untuk menggantikan ASI dalam keadaan medis yang cukup mendesak. Susu formula tidak diproduksi sebagai asupan utama manusia, namun kerasnya iklan yang beredar membentuk opini seolah-olah susu formula merupakan susu yang terbaik untuk sikecil. Sebenarnya ada tiga jenis susu yang bisa menggantikan ASI;

  • Susu formula biasa
  • Susu kedelai
  • Susu elemental

Beberapa bayi mungkin alergi terhadap susu sapi dan turunannya, maka bisa menggunakan susu kedelai atau susu elemental. Susu elemental merupakan susu formula yang kandungan lemaknya diperkecil namun masih mengandung banyak zat gizi lain.

Susu formula terbaik untuk anak bukanlah susu dengan merk paling mahal atau kandungan gizi paling lengkap, tapi susu yang cocok untuk menunjang tubuh sikecil. Konsumsi susu untuk sikecil yang paling penting dapat meningkatkan sistem imunitas (kekebalan) tubuh terhadap penyakit.

Susu formula terbaik adalah susu yang tidak menimbulkan gangguan saluran cerna seperti diare, muntah atau kesulitan buang air besar. Susu yang terbaik juga tidak menimbulkan gangguan lain seperti batuk, sesak, gangguang kulit dan sebagainya. Respon seorang anak dengan anak lain pada satu merk susu tertentu bisa berbeda. Ada anak yang merespon baik, ada pula yang sebaliknya. Jadi, dalam pemberian susu formula terus amati respon anak.

Dalam memilih susu formula, beberapa orang tua mempertimbangkan adanya penambahan AA, DHA, dan spingomielin. Padahal, penambahan zat tersebut bukanlah sesuatu yang wajib. Kandungan AA, DHA dan spingomielin bukan pertimbangan utama dalam memilih susu formula terbaik. Penambahan zat yang diharap dapat mendukung kecerdasan sikecil masih sangat kontroversional. Banyak penelitian menunjukkan pemberian AA dan DHD pada bayi prematur sangat bermanfaat, namun bagi bayi cukup bulan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Sehingga ESPGAN, British Nutrition Foundation, dan WHO/FAO hanya merekomendasikan pemberian AA dan DHA hanya pada bayi prematur saja.

Kesimpulannya, pertama pilihlah susu yang memiliki karakter mirip ASI. Sesuaikan dengan usia bayi. Karakteristik Susu Formula terbagi menjadi 2 jenis, yakni susu formula untuk 0-6 bulan dan susu formula untuk 6-12 bulan. Kedua karakteristik susu formula tersebut berdasarkan kondisi pencernaan bayi. Bayi usia 0–6 bulan mempunyai sistem  pencernaan yang belum sempurna. Sedangkan bayi usia lebih dari 6 telah mempunyai sistem pencernaan yang lebih baik sehingga susu formulanya pun diformulasikan dengan cara berbeda.

Kedua, hentikan pemberian susu dengan merk tertentu juga bayi memberikan respon yang kurang baik, misalnya diare, muntah atau kesulitan buang air besar.